google-site-verification: google69a94cdeb4b83c2f.html
Showing posts with label b-Health Us. Show all posts
Showing posts with label b-Health Us. Show all posts

Jul 30, 2008

SEBAIKNYA MAKAN ANTIBIOTIK BEGINI....

Memperlakukan badan kita sebagai wadah yang indah tentulah membuat kita untuk merawat dan menjaganya dengan segala kebaikannya. Lebih bijaksana dalam meminum obat membuat badan kita selain lebih sehat juga menjadi indah untuk kehidupan kita

Pernah mendengar orang kesehatan, entah itu perawat, apoteker ataupun dokter mengatakan : "hati-hati makan obat ya, antibiotik itu harus dihabiskan lho!" atau yang seperti ini : "kalau makan antibiotik nya tidak teratur, bisa kebal lho nantinya...!"

Kalau kita mau lebih jeli dan cerewet sedikit, coba deh tanyakan : "Kenapa sih koq bisa begitu...?" Ada yang pernah menjelaskan...? Akh pusiiing, jawabannya ribet, muter-muter!

Buat sebagian orang memang penjelasan rinci itu memusingkan, ribet. Dijelaskan kesana sini malah muter atau tidak mengerti jadinya.

Oke deh kalau begitu...bagaimana dengan penjelasanku ini....(ngerti...ngerti....)

Antibiotika itu obat untuk membasmi kuman penyakit dalam tubuh. Antibiotika secara umum bisa untuk bakteri, jamur dan sejenisnya deh! Nah, tu kuman hanya bisa dibasmi dengan antibiotika.

Umumnya antibiotika diberikan dengan takaran tertentu sesuai dengan berat ringan dan jenis penyakitnya. Umumnya lagi nih, sediaan antibiotika yang berupa pil/ kapsul /sirup wajib dikonsumsi selama minimal 3 (tiga hari). Koq gitu...?

Oke, kujelaskan dengan memberikan analagi yang ringan saja ya...begini deh (hi..hi..hi..sok pinter nggak yaaa...?)


Pada hari pertama minum obat antibiotika : Yang terjadi adalah penyerangan awal terhadap kuman! Kumannya sih masih kuat....kan baru sekali diserang! "aaakh keciiiil...!" kata kumannya. Efeknya bagi tubuh kita : kita belum merasakan perubahan perasaan yang lebih baik, tubuh kita masih teraba panas / hangat dan kepala pusing.


Pada hari kedua minum obat antibiotika : Tu kuman kagok juga mungkin sampai pingsan kali dia nya...koq diserang lagi...? Perlahan banyak kuman yang menjadi teler atau loyo karena serangan kali ini. Tapi kumannya belum mati lho! Efeknya bagi tubuh kita : kita sudah merasa jauh lebih baikan. Mungkin panas tubuh kita dan pusing sudah berkurang banyak!

Pada hari ketiga minum obat antibiotika : Tu kuman diserang lagi. Kali ini, yakin deh, banyak yang benar-benar mati kutu. Ngacir! Kan kemarin sudah teler dia...Efeknya bagi tubuh kita : kita merasa jauh lebih baik. Sembuh deh!

Lantas, apa yang terjadi kalo cuman makan antibiotika nggak sampe 3 hari tapi dah sembuh...? Lho, sappa bilang dah sembuh...? Urutan kejadian di atas sudah melalui penelitian dan uji laboratorium lho! Yang terjadi adalah, kumannya kan cuma teler doang tuh, nah kalo obat antibiotiknya diberentikan makannya, tu kuman jadi bermutasi menjadi kuman pinter yang lebih ganas lagi dan lebih tahan terhadap antibotika yang dimakan tadi. Atau lebih parahnya : kalo misalnya jadi jatuh sakit lagi tu kuman sudah kebal terhadap antibiotika tadi dan baru dapat dibunuh dengan antibiotika jenis lain yang lebih kuat dan tentunya lebih mahal dong harganya!


Sekarang dah ngerti khan...
Bunuh kuman penyakitmu sampai tuntas!



Jul 9, 2008

SERANGAN JANTUNG DAN 'GURIHNYA' LEMAK

:-d Tahu bagaimana hubungan antara kolesterol dengan penyakit jantung? Maksudnya, kolesterol dapat menyebabkan penyakit jantung? Akh, bassi, anak kecil aja tau.....! (jadi maluuuu...)

Benar sudah tahu...? :-t (penasaran aja nih...?) Klo memang sudah tahu benar...yah nggak pa pa sih...mau share juga nih, soalnya banyak yang nggak tahu (ternyata...!) hubungannya ntu yang bagimana...? Nah, tahu nggak bagaimana hubungannya...? Backstreet...? Hi...hi...hi... nggak dunk!

Sebagaimana kita ketahui...(weeei kayak mo ceramah aja...) :-z kolesterol ntu identik dengan lemak. Pokoknya lemak aja deh, meskipun secara teoritis nya ada beberapa macam. Umumnya lemak berasal dari makanan dan minuman yang terasa jauh 'lebih gurih' saat kita menikmatinya. Misalnya, kue tart, es krim, susu kental instan.

Nah, lemak yang kita makan ntu akan dirubah tubuh menjadi lapisan pelindung di bawah kulit kita. Makanya kulit kita terlihat lebih berisi, sintal ataupun montok. Bayangin klo nggak ada lemak yang disimpan di situ...hmmm kayak orang kelaparan, nggak makan berminggu-mingu. Tulang cuma berbungkus kulit! Kelihatannya aja nggak enak apalagi yang merasakannya...Nah berarti lemak juga bagus dong buat tubuh kita!

Cuma...sayangnya karena 'kegurihannya' itulah maka kita jadi sering lupa untuk mengontrolnya masuk ke dalam tubuh kita. Akhirnya terus...dan terus menumpuk membentuk banyak 'gumpalan' yang melebarkan badan kita ke samping! Selain itu juga akan semakin banyak butir-butir kolesterol (yang merupakan bagian dari penyusun unsur lemak!) yang terikut dalam aliran darah! Akhirnya...terus...dan terus...semakin banyak butiran kolesterol dalam darah kita dan terikut dalam alirannya kemanapun darah pergi. Bukan hanya semakin banyak butiran kolesterol tersebut namun juga semakin besar volume butirannya.

Nah ini dia biangnya! Butiran lemak yang semakin besar tersebut pada suatu waktu saat melalui celah 'pipa' pembuluh darah yang kekecilan, akhirnya menyumbat. Sumbatan inilah yang dapat menyebabkan organ yang seharusnya dilalui oleh darah tersebut, menjadi rusak! Nah, kalo melalui jantung...ya jantungnya deh yang kena! Namanya IMA (cantik yaaa namanya...?!) singkatan dari Infark Myocard Acute, atau bahasa kita tuuh : anfal jantung! Atau juga serangan jantung! Boleh juga disebut Heart Attack!

Koq bisa...? Lha iyya laah...masak iyya dong...ufh...ketularan dah! :-k

Gini, darah merupakan penyuplai 'kehidupan' bagi organ vital tubuh kita. Darah tidak bisa masuk ke jantung karena di sumbat oleh butiran lemak tadi. Dalam jangka waktu yang hanya hitungan menit bahkan detik pun sudah berjuta-juta sel jantung akan mati seketika bila tidak diintervensi! Itu permanent lho kerusakannya! Gaswat dah!

Nah, sekarang sudah semakin tahu benar kan...? :-~

*************************************************************************************

Hayoo...mulai sekarang kontrol lemak yang masuk ke dalam tubuh kita! Batas tertinggi kadar kolesterol dalam darah kita adalah : 200 mg/dl




Jun 28, 2008

Perbaikan Memori Dengan Tidur Selama 6 menit

Tidur dapat membuat perbaikan terhadap daya ingat manusia. Memperbaiki kemampuan memori mengingat. Tidur yang singkat dapat memberikan dampak yang lebih baik. Dalam sebuah penelitian, didapatkan perbedaan yang signifikan bahwa responden yang diberikan waktu untuk tidur sebelum diadakan tes memberikan hasil yang lebih baik dalam hal kemampuan mereka untuk mengingat kembali peristiwa dibandingkan responden yang dibiarkan tetap terjaga sebelum tes.

Namun hasil ini pun dapat tanggapan para ahli lain yang mengatakan bahwa manusia memerlukan lebih banyak waktu untuk tidur agar memorinya dapat berfungsi lebih baik!

Waktu singkat dalam penelitan ini adalah selama 6 menit. Hah...? tidur selama 6 menit...? Mana enak ya...? Secara alamiah saja, manusia dewasa dengan bejibun aktivitas memerlukan waktu tidur sebanyak minimal 6 jam selama 24 jam. Bagaimana dengan orang-orang yang mengalami gangguan tidur secara khronik...? Misalnya para penderita insomnia...? Apa mereka punya memori yang lebih buruk...? Entahlah...

Jun 11, 2008

STRESS AND AGING PROCESS

Sssst ada artikel lumayan bagus buat di share niiih! :-)

Pernahkah terlintas dalam pikiran kita bahwa begitu banyaknya tugas yang menunggu atau ditunggu 'deadline'-nya membuat kita menjadi stress, secara disadari ataupun tidak di sadari! Dalam sebuah lapran penelitian yang diadakan di Montreal,menyatakan bahwa...tingkat stress yang tinggi justru membuat kita menjadi kesulitan untuk menemukan jalan keluar dari masalah pekerjaan. Lha..iyya lah...kalo lagi stress, gimana mo mikir tenang yeee...?!

Tingkat stress pada seseorang dapat diukur secara fisik dengan memeriksa tingginya kandungan cortisol pada jaringan otak kita. Gimana cara ngelihat nya...? Pake CT-Scan...itu lho alat untuk me-rontgen bagian kepala pasien dengan menggunakan komputer khusus sehingga setiap bagian objek kepala bisa terlihat jelas...sebenarnya alat yang lebih canggih daripada CT-Scan banyak juga lho!

Naaah, pada orang yang sedang mengalami stress, tingkat cortisol jadi meningkat tajam. Peningkatan kandungan hormonal ini juga berakibat pada hilangnya ingatan dan depresi yang semakin buruk. Lama kelamaan tingginya tingkat cortisol ini akan memicu proses penuaan dini (aging process) dan celakanya lagi buat kaum laki-laki, dapat memperbesar perut (belly). Khan, jadi nggak bagus tuh kelihatannya!

Mulai sekarang, pilih manajemen stress yang paling menyenangkan , jangan sampai kita menjadi terlihat tua sebelum waktunya dan 'hamil' yang tak berkesudahan.... :-z


May 30, 2008

CARA BERHENTI MEROKOK...!

Mau berheti merokok...? Banyak cara dilakukan orang untuk mendapatkannya! Banyak situs dan juga orang pinter...pinter bener-bener atau juga minterin juga ada....yang memberikan jalan untuk berhenti merokok! Susah ya mau berhenti merokok...? begitu yang sering didengar!

Ada beberapa cara terampuh untuk berhenti merokok!

# Awalnya akan terasa gejala putus merokok yang sama sekali tidak nyaman (witdrawl), seperti sakit kepala, mudah tersinggung dan marah, susah buang besar dan perubahan selera makan! Solusinya....kunyah permen kesukaan kalian dan sadari itu hanya gejala ketagihan merokok, bukan penyakit baru kalian!...Oke...?

# Tentukan tanggal mulai untuk berhenti merokok! (Jangan ditawar-tawar lagi!)

# Berikan pemberitahuan dengan cara kalian pada orang-orang terdekat kalian bahwa kalian mau dan akan berhenti merokok!

# Secara bertahap atur rencana untuk menurunkan frekuensi dan jumlah rokok yang akan dipakai setiap hari! Lakukan pemotongan rokok! Maksudnya...? Merokok lah hanya setengah batang rokok saja dan tingkatkan terus sampai akhirnya hanya memegang batang rokok saja tanpa menghisapnya!

#Hitung kembali pengeluaran spesial kalian untuk merokok! Haaa kecil saja koq...? Belum tentu! Katakanlah satu batang satu hari, kalo satu bulan sudah berapa duit tuuuh...? Belum lagi, sudah berapa tahun kalian merokok...? Weeeh, jangan-jangan sudah bisa mobil kaleeee...!!!



MEMANFAATKAN WAKTU LUANG DI KLOSET!

Pernahkah terlintas di pikiran kita....kapan punya waktu luang setiap hari lalu berpikir tentang hal-hal di luar waktu luang itu sendiri...? Bingung yaa...? Nggak dunk....Maksudnya gini, kita punya waktu luang setiap hari..bayangkan setiap hari....diluar waktu kalian surfing kayak sekarang ini lho....lantas mikir tentang hal lainnya, misalnya tentang hal-hal yang sedih, gembira, menyenangkan de el el dah... :-)

Waktu luang setiap hari itu adalah sewktu kita : di kloset...! Hah...? Dimana waktu luangnya...? Emangnya kamu di kloset mau ngapain selain mau itu tuuuh...? Baca koran? Minum kopi? Nelpon pake HP? Denger musik?....Coba deh...buamng semua keinginan untuk melakukan hal-hal itu!

Disitulah yang dimaksud dengan waktu luang setiap hari! Masuk ke kamar kecil dan duduk atau jongkok di kloset...itulah waktu luangnya....waktu yang mungkin 'terbuang' buat orang yang super sibuk! Hah super sibuk...? Nggak tau deh! Sebenarnya kalo mau merenung sebentar, bisa lah untuk meluangkan pikiran kita kalau perlu mengosongkan pikiran kita dari hiruk pikuk kehidupan dan tuntutan kerja atau pusing mikirin nyari kerja apaan....

1# Tarik nafas perlahan...tentunya setelah 'wangi'nya kloset tak lagi tercium dong....lantas lakukan gerakan ringan pada kedua tangan dengan gerakan sedikit pressing sehingga seluruh urat lengan dan tangan terasa kencang selanjutnya kendurkan, rileks. Lakukan minimal 3 kali.

2# Lakukan gerakan senam wajah. Tau nggak caranya...? Gini: contoh paling sederhana adalah: lakukan gerakan menggigit bibir atas dan bawah dengan kuat selama kurang lebih 2 menit lalu rilekskan klembali. Selanjutkan gerakan seperti itu juga dilakukan pada daerah jidat / dahi. Pada pipi : dengan menggembungkan kedua pipi lalu mengempeskannya kembali! Fah tau kan caranya...?

3# Rileks kan pikiran. Maksudnya kalian bisa berpikir, bukan mengkhayal lho, tentang hal-hal yang menyenangkan atau mungkin tentang rencana-rencana atau ide-ide penulisan postingan pada blog / situs kalian....

4#Perhatikan area sekitar kloset...Kalo kloset pribadi (di rumah )...sudah bersih belum...? Masih perlu pakai pengharum lantai atau ruangan? Ada serangganya? Atau mungkin warna cat nya yang sudah memudar...? Lakukan rediscovery kamar kecil kalian....karena ruangan itu akan selalu dikunjungi setiap hari! Misalnya dengan mengganti warna cat nya...atau menempatkan / menempelkan gambar-gambar / stiker kegemaran kalian...!

May 28, 2008

OBESITAS : DEMENTIA - ALZHEIMER

Obesitas atau dikenal dengan kegemukan ternyata berkaitan erat dengan peningkatan terjadinya resiko Dementia atau kalau dalam bahasa kita, mudah lupa bahkan mungkin juga terjadinya resiko pikun (Alzheimer) pada usia yang lebih dini! :-z

Pada hasil penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa di temukan bahwa adanya hubungan erat antara obesitas dengan resiko kejadian Dementia sebanyak 42% dan Alzheimer sebanyak 80%. Penelitian dilakukan sejak tahun 1995.

Mereka juga menemukan bahwa apabila terjadi penurunan berat badan pada sampel penelitian, diukur melalui BMI (Body Mass Index), maka terjadi pula penurunan tingkat resiiko Dementia dan Alzheimer. Hal ini akan berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup para penderita obesitas.


May 25, 2008

Kurang Darah Dan Tekanan Darah Kurang...Beda Lho...!

Pernah dengar nggak pembicaraan singkat model gini :
" Aduuuh...,tekanan darahku rendah lho...jadi aku kurang darah yaa...?" Atau mungkin yang model gini : "Darahku kurang, soalnya tadi pas di tensi rendah banget...!"
Ada bedanya lho, antara tekanan darah rendah dengan kurang darah...! Masaaak siih...? Lha iyya laah, beda banget!

Kita bagi dua deh pengertiannya, sehingga menjadi:

1. Tekanan Darah Rendah.
Kalo kondisinya begini, berarti kamu mempunyai tanda Hypotensi. Apaan tuuh...? Itu artinya tekanan darahmu yang dinyatakan dengan istilah sistolik dan diastolik itu dalam keadaan rendah atau kurang dari normal.Untuk memeriksanya kamu hanya diperikasa dengan alat tensi meter atau sphygnomanometer namanya! Tanda-tanda hypotensi...? Kamu akan merasa cepat elah, badan lemas dan kurang semangat!
Secara kronologis, darah yang mengalir ke bagian organ tubuhmu menjadi lebih lambat/berkurang dari normalnya.

2. Kurang darah.
Naah, ini berhubungan dengan kadar Haemoglobinmu dalam darah. Apaan tuuuh...? Haemoglobin atau disingkat dengan Hb itu adalah zat penyusun bagian darah yang mbertugas mengangkut zat-zat gizi terutama oksigen (O2) ke seluruh organ tubuhmu yang memerlukannya. Untuk memeriksanya: darahmu kudu diambil sedikit dan diperiksa di laboratorium! Kadar normalnya dari angka 10 - 15 mg/dl. Kalo kurang dari normal : kepalamu pusing, mudah lelah..(hampir mirip ya tandanya...?)

Nahh, sekarang dah ngerti dong...Pinteeer! :-)

May 23, 2008

ANTI NYERI...DENGAN VITAMIN E...MUNGKINKAH?

Rasa nyeri yang timbul pada bagian tertentu tubuh kita akan dapat mengganggu aktifitas kita sehari-hari. Pengobatan modern sekarang ini, menawarkan begitu banyak pilihan anti nyeri berupa obat-obatan yang mudah diperoleh di berbagai toko obat dan apotik. Namun tahukah anda, selain obat anti nyeri yang biasa tersebut, Vitamin E sebagai antioksidan pun dapat mengurangi nyeri otot yang terjadi setelah kita melakukan angkat beban...? :-o

Menurut sebuah studi yang melibatkan para mahasiswa pria sebagai objek penelitiannya, menemukan bahwa radikal bebas yang terkandung dalam tubuh mahasiswa yang mengkonsumsi Vitamin E ternyata lebih rendah dan demikian pula rasa nyeri yang timbul setelah mereka melakukan angkat beban pun berkurang.

Ternyata Vitamin E bukan hanya sebagai Vitamin yang berkonotasi terhadap kecantikan kulit saja, namun bisa juga untuk membantu kita dalam mengontrol ambang rasa nyeri yang mungkin timbul setelah melakukan kegiatan ankat beban...

May 22, 2008

LEBIH SEHAT DALAM DUA MENIT!

Kali ini tentang tips yang bersifat populer, maksudnya mudah diterapkan dan siapa saja bisa melakukannya. Hanya dalam hitungan menit bisa dapet kesehatan yang lebih baik....iya khan...Lha iyya laaah....masak iyya dong..mulan aja jameela buka jamee dong...he...he...he... :-)

Tips ini serius lho....bisa bikin kita sehat seketika...tapi kalo kalian dah kudu sakit duluan...berobat dulu dong...ntar aku dibilang bohong lagi....

1. Jalan kaki singkat
Jalan kaki selama dua menit saja akan membakar kalori sebanyak 4 kali lipat dibanding kalian hanya duduk saja sambil nonton televisi. Gunakan tangga, jalan eskalator atau lift...untuk mencapaigedung yang dua tiga lantai. Kalo mau lebih sehat, mungkin gedung yang bertingkat sepuluh juga boleh he...he...he...

2. Nyalakan Radio / Musik
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa karywan yang mendengarkan radio / musik di tempat kerjanya ditemukan bahwa tingkat stress nya berkurang. Juga mengalami peningkatan immunoglobulin A (apaan tuuuh..? tau!) zat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh kita terhadap penyakit!

3. Push-Up
Tau dong gimana cara push up..? Yaaa tau laaah...Cukup One Minute! Gerakan stressing ini dapat meningkatkan kekuatan lengan dan bahu kita yang sering bekerja dengan komputer, urusan ketik mengetik gitu....

4. Pejamkan Mata dan Rileks
Sempet tidur siang nggak di kantor..? Lho koq tidur di kantor...? Maksudnya terlelap barang sedikitpun gitu lho....Kalo nggak sempat juga...(ck..ck...ck...pasti tajir banget neeh...?!) lakukan : Sandarkan tubuh kalian di kursi yang nyaman buat kalian...lalu pejamkan mata sebentar dan rileks kan pikiran kalian...syukur-syukur kalo bisa ketiduran...!

5. Periksa Kasur Tidur
Gimana rasanya kalo seiap kali habis bangun pagi....Seger...? Atau malah tambah penat..? Rasa pegal-pegal malah merajalela...? Bila jawabannya "ya"...coba deh ganti kasur tidur kalian...Nggak / blon punya duit...Hi...hi...hi... ini mah aku nggak unya solusinya...atau ngredit dulu gih ama tetangga sebelah...! :-z

Dah ampe disini dulu yee...ntar thak translate kan lagi untuk point selanjutnya....! ;-)

May 16, 2008

Alzheimer dan Vitamin E

VITAMIN E dikenal selama ini sebagai vitamin penyubur buat pasangan yang menginginkan kehadiran anak dalam kehidupan mereka. Tidak ada penelitian yang begitu menyakinkan mengenai hal ini namun , mungkin saja bisa disebut sebagai mitos, toh Vitamin E dapat memberikan pengaruh yang jauh lebih baik dalam mendorong pasangan yang memang mengharapkan kehadiran sang buah hati. Namun penelitian terbaru lagi menyatakan bahwa Vitamin E juga dapat menolong kehidupan yang lebih baik bagi penderita Alzheimer...kalo kita lebih akrab dengan istilah pikun!

In addition to vitamin E supplements, some vegetables oils, nuts, and green leafy vegetables are main food sources of vitamin E.

Pada penelitian yang diadakan oleh Pusat Alzheimer dan Gangguan Memori di Houston, USA, menemukan bahwa suplai Vitamin E pada penderita alzheimer dapat meningkatkan kwalitas kehidupan para penderitanya.

Namun para penelitinya juga masih menyatakan untuk perlu mengadakan penelitian lanjutan yang lebih intesif.
And so...mungkin mulai dari sekarang, selain menganjurkan untuk mengisi waktu luang dengan mengisi TTS juga perlu untuk mengkonsumsi Vitamin E dalam dosis yang dianjurkan oleh para ahli!

tranlste by manggIs

May 13, 2008

Teh Menghambat Demensia/Pikun

SECANGKIR teh ternyata tak hanya baik dalam menjaga kesehatan pembuluh darah Anda. Para ahli dari Singapura baru-baru ini melaporkan bahwa minuman dari pucuk daun alami ini juga sangat bermanfaat bagi otak yakni dapat memperlambat proses degenerasi sel-sel serta menjaga pikiran Anda tetap tajam menjelang usia senja.

Kandungan kafein dalam teh, tidak seperti dalam kopi, mengandung sejenis protein alami yang disebut theanine. Zat in dapat meredam efek samping yang normal dari kafein seperti peningkatan tensi darah, sakit kepala dan kelelahan.

Menurut peneliti, teh adalah salah satu faktor pembeda yang membuat sel-sel otak tetap aktif dan bertenaga. Meminum teh, tanpa didukung kebiasaan sehat lainnya, sebenarnya tidak akan mendatangkan manfaat .

"Ini berarti Anda harus memiliki kebiasaan yang sehat sepanjang hidup dan diet yang seimbang," saran Para Peneliti

VITAMIN E DAPAT MENYEBABKAN KEMATIAN...!

Tau nggak...?(hi...hi...hi... ya blon tau laaah...) ternyata dari hasil penelitian Para Ahli Nutrisi / Diet, ditemukan bahwa mengkonsumsi suplemen Vitamin E dalam jumlah yang besar justru dapat berkaitan erat dengan resiko kematian. Hah...? :-o Ya begitu deh!

Selama ini seperti diketahui bahwa Vitamin E merupakan vitamin yang dapat merangsang kesuburan wanita agar lebih cepat hamil dan juga dipercaya para ahli sangat berperan dengan perlambatan terhadap penuaan dini / aging process.

Sebenarnya, berapa sih dosis harian yang cukup untuk mengkonsumsi Vitamin E ini? Para ahli menetapkan batas maksimal sampai 1000 IU. Bayangkan saja, dalam makanan yang kita makan tiap hari, hanya terdapat 6 - 10 IU saja. Masih kurang juga dung...! :-(

Kadang saja masih ditemukan banyak wanita yang mengkonsumsi Vitamin E dalam dosis yang melebihi dengan harapan dapat lebih baik dalam mencegah proses penuaan dini dan mempercantik kulit mereka. Mulai sekarang, hati-hati aja ya.... :-z

May 12, 2008

Vitamin D...Other Function!

Dah tau dong VITAMIN D...? Vitamin yang erat kaitannya dengan urusan tulang kita ini terbilang unik uga.Unik apanya...? Ya, kudu kolaborasi dengan sinar matahari biar daya keaktifannya dan fungsinya lebih maksimal. Dan kali ini saya mau share tentang VITAMIN D yang ternyata juga berpengaruh penting terhadap perkembangan fungsi otak manusia. Koq bisa...? :-t

Dalam sebuah hasil riset tentang hubungan antara kekurangan Vitamin D dengan otak manusia yang mengatur tentang keinginan/ kebutuhan makanan (nutrisi) dan tingkah laku manusia, didapatkan bahwa pada kelompok yang kekurangan vitamin D akan menimbulkan kesulitan dalam belajar dan memorinya serta mengontrol motorik juga adanya tingkah laku yang negatif pada masyarakat, atau tingkah laku yang dianggap negatif dalam masyarakat. Namun penelitian itu perlu kelanjutan yang terus dibahas untuk masa yang akan datang!

In Fact.... :-$

Vitamin D has long been known to promote healthy bones. Vitamin D is involved in differentiation of tissues during development and in proper functioning of the immune.To protect against bone fractures and possibly cancer in addition to rickets

Vitamin D is present in only a few foods (e.g., fatty fish), and is also added to fortified milk, but our supply typically comes mostly from exposure to ultraviolet rays (UV) in sunlight.

May 8, 2008

GET HEALTH WITH THE POSITIVE THINKING!

Did you know…more people get a sick or have a disease because they can’t to control their thinking about a problem. Like a headache, dyspepsia syndrome, insomnia, histeric syndrome or panic…are a part of that’s! :-#

Many searher said that, if we could to control what our thinking for to looking for a way problem solving or got thinking positive for that, we would have that way very success!
Why…? Because with the posive thinking, we can be a wisdom and more clever to make a steps way out!

And when you get a negative thinking to about something, you will have a bad dream or imagine about something. That’s someting like a ghost for you. Finally you will not find way out!

Ok…for right now, we must to get a positive thinking…and we will to enjoy of our life…!

May 7, 2008

Reduce your risk of cancer by eating colourful fruit and vegetables

We are all aware of the benefits of eating fruit and vegetables. However, recent research shows that eating just one or two more pieces of fruit and vegetables per day can significantly reduce your risk of cancer. Since one-third of cancers are diet related, changing your diet can drastically decrease your chances of getting cancer. Fruit and vegetables are one of the most important means of significantly improving your diet and your immune system.

While we mostly choose our foods for taste and convenience and less for the benefits they can confer to our health, eating higher quantities of fruits and vegetables each day markedly reduces the risk of cancer, heart disease and some diseases of ageing.

Numerous studies have explored the link between cancer and diet and concluded that eating fruit and vegetables reduces the risk of all types of cancer. Studies have shown that if you increase your daily fruit and vegetable intact to at least five servings of fruit and vegetables a day, your risk of cancer could decline by as much as 20%-30%. A serving being a medium sized piece of fruit, a small glass of fruit juice, one cup of leafy vegetables or half a cup of other vegetables.
Selecting fruit and vegetables by colour

Not only is it important to increase the amount of fruit and vegetables consumed but it is recommended that we eat daily from as many ‘colour‘ groups as possible. This is to ensure that the body receives the full range of benefits and ‘protectors‘ provided by the natural cancer blocking agents such as photochemicals, flavons, cumines, phenols and isothiocyanates found in various fruits and vegetables. These agents prevent carcinogens from reaching cells in the body.

Of particular benefit are ‘green‘ cruciferous vegetables that contain the mineral selenium and the mechanisms that protect against cancer. Researchers have estimated the risk of colon and breast cancer could be reduced by 40% through eating vegetables from the cruciferous group. Cruciferous vegetables include broccoli, brussel sprouts, bok choy and cauliflower.

Adding ‘red-purple‘ berry fruits such as raspberries, strawberries, blueberries cranberries to your diet increases antioxidants and anticancer activities in the body.

Eating garlic and other 'white-green' foods such as leeks, onions and chives from the onion-family may inhibit the growth of cancer cells.

The consumption of ‘red‘ foods containing lycopene such as tomatoes are associated with a decreased risk of cancer.

Beta carotene found in ‘orange‘, ‘orange-yellow‘ and ‘yellow-green‘ fruits and vegetables such as sweet potatoes, carrots, cantaloupes (rockmelon), pumpkin, butternut fight cancer and boost our immune systems. Beta carotene blocks the growth of cancerous cells.

Not only does eating fruit and vegetables provide essential nutrients and chemicals to the body but it also decreases your appetite for fatty foods which in themselves can cause cancers and other health problems.

By choosing wisely each day from fruit and vegetables from the seven colour groups you will give your body the help it needs to resist cancer and promote good general health.
The seven colour groups of fruit and vegetables

Colour Fruit & vegetable examples
Red Tomatoes and tomato products (juice, pasta sauces and soups)
Red-Purple Blueberries, grapes, blackberries, raspberries
Orange Carrots, pumpkin, mangoes, sweet potato
Orange-Yellow Cantaloupe (rock melon), peaches, oranges
Yellow-Green
Spinach, avocado, honeydew melon
Green Broccoli, bok choy, cabbage
White-Green
Leeks, garlic, onion, chives

Berita Buruk Picu Serangan Jantung

RAHASIA dampak berita buruk yang mampu mengejutkan jantung mampu dipecahkan oleh tim riset dari John Hopkins University pimpinan Ilan Wittstein. Seperti yang dipublikasikan melalui New England Journal of Medicine, Ilan Wittstein menyatakan bahwa berita buruk berhubungan erat dengan pelepasan sejumlah hormon. :-y

SEJUMLAH hormon seperti adrenalin dan hormon terkejut lainya, disebut-sebut mampu mengejutkan jantung setelah seseorang mendengar kabar buruk atau sedih. Dari studi yang dipublikasikan itu disebut pula bahwa jika tidak ditangani dengan benar maka hal itu bisa disalah artikan sebagai sebuah serangan jantung.

Karena kejutann yang ditimbulkanya hanya berlangsung sementara terutama pada akhir pekan saja. Setelah melakukan penelitian atas 19 pasien yang datang ke rumah sakit dengan gejala yang sama dengan serangan jantung, para peneliti melihat bahwa tidak seperti gejala serangan jantung lainya. Pada pasien yang umumnya para wanita manula ini tidak ditemukan penyumbatan darah pada arterti seperti umumnya para penderita serangan jantung lainnya. :-~

Para dokter yang semula menganggap sebagai serangan jantung itu menemukan adanya tumbukan stress hormones yang tinggi terutama pada adrenalin dan noradrenalin pada pasien di dalam darah mereka. Merurut para periset, stress hormones bisa menjadi racun pada jatung dan sangat efektif untuk menjadi sebuah kejutan.

Pasien yang mengalami stress juga memiliki hormon tinggi pada otak yang disebut dengan brain natriuretic peptide sekaligus sebagai indikasi bahwa jantung bekerja diatas normal. Hasil pantauan dengn menggunakan echocardiograms yang digunakan untuk mengukur tingkat fungsi jantung juga menunjukan gelombang yang unik setelah seorang pasien dikabarkan mengalami serangan jantung.

Dalam kasus serangan jantung, seorang pasien baru bisa memulihkan kondisi setelah beberapa pekan atau bulan. Yang pasti tim periset dari University of Hopkins ini tidak menjelaskan bagaimana stress hormones bisa berdampak pada jantung.

Mereka hanya melihat kemungkinan sebuah cairang kimia yang bisa mempengaruhi denyut jantung sehingga jantung mengalami kelebihan beban. Tim merekomendasikan dilakukanya penelitian lanjutan kepada orang-orang yang secara genetika memiliki kondisi semacam ini.

Reduced Sleep Can Increase Childhood Obesity Risk

Less sleep can increase a child’s risk of being overweight or obese, according to a study by researchers at the Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. Their analysis of epidemiological studies found that with each additional hour of sleep, the risk of a child being overweight or obese dropped by 9 percent.

“Our analysis of the data shows a clear association between sleep duration and the risk for overweight or obesity in children. The risk declined with more sleep,” said Youfa Wang, MD, PhD, senior author of the study and associate professor with the Bloomberg School’s Center for Human Nutrition. “Desirable sleep behavior may be an important low cost means for preventing childhood obesity and should be considered in future intervention studies. Our findings may also have important implications in societies where children do not have adequate sleep due to the pressure for academic excellence and where the prevalence of obesity is rising, such as in many East Asian countries.”

“The influence of sleep quality on obesity risk is another important area where future research is needed,” added Xiaoli Chen, MD, PhD, the study’s lead author and a former postdoctoral fellow at the Bloomberg School.

For the study, Wang, Chen and colleague May A. Beydoun, also a postdoctoral fellow at the Bloomberg School, reviewed 17 published studies on sleep duration and childhood obesity and they analyzed 11 of them in their meta-analysis.

The recommended amount of daily sleep varied between studies analyzed and with children’s age. It is recommended that children under age 5 should sleep for 11 hours or more per day, children age 5 to10 should sleep for 10 hours or more per day, and children over age 10 should sleep at least 9 hours per day.

The results of the analysis showed that children with the shortest sleep duration had a 92 percent higher risk of being overweight or obese compared to children with longer sleep duration. For children under age 5, shortest sleep duration meant less than 9 hours of sleep per day. For children ages 5 to 10 it meant less than 8 hours of sleep per day and less than 7 hours of sleep per day for children over 10. The association between increased sleep and reduced obesity risk was strongly associated with boys, but not in girls.

The results are published in the February 2008 edition Obesity, the journal of The Obesity Society. “Is Sleep Duration Associated with Childhood Obesity? A Systematic Review and Meta-analysis” was written by Xiaoli Chen, May A. Beydoun and Youfa Wang.

The study was supported in part by the National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, the U.S. Department of Agriculture and the Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health.

Short Sleep Duration Linked To Obesity, Consistently and Worldwide

A new study is the first attempt to quantify the strength of the cross-sectional relationships between duration of sleep and obesity in both children and adults. Cross-sectional studies from around the world show a consistent increased risk of obesity among short sleepers in children and adults, the study found.

Francesco P. Cappuccio, MD, of Warwick Medical School in the United Kingdom, and colleagues performed a systematic search of publications on the relationship between short sleep duration and obesity risk. Criteria for inclusion were: report of duration of sleep as exposure, body mass index (BMI) as continuous outcome and prevalence of obesity as categorical outcome, number of participants, age and gender.

Of the 696 studies identified from the search, 12 studies on children and 17 studies on adults met the inclusion criteria.

For the children, 13 population samples from the 12 studies were included in the pool analysis, for a total of 30,002 participants from around the world. The subjects' age ranged from two to 20 years. Seven of 11 studies reported a significant association between short sleep duration and obesity.

For the adults, 22 population samples from the 17 studies were included in the pool analysis, for a total of 604,509 worldwide participants. The subjects' age ranged from 15-102 years. Seventeen population samples showed a significant association between short duration of sleep and obesity. Unlike studies in children, all studies in adults showed a consistent and significant negative association between hours of sleep and BMI.

According to Dr. Cappuccio, this study showed a consistent pattern of increased odds of being a short sleeper if you are obese, both in childhood and adulthood.

"By appraising the world literature, we were able to show some heterogeneity amongst studies in the world. However, there is a striking consistent overall association, in that both obese children and adults had a significantly increased risk of being short sleepers compared to normal weight individuals. The size of the association was comparable (1.89-fold increase in children and 1.55-fold increase in adults). This study is important as it confirms that this association is strong and might be of public health relevance. However, it also raises the unanswered question yet of whether this is a cause-effect association. Only prospective longitudinal studies will be able to address the outstanding question," said Dr. Cappuccio.

While an increasing number of adults are considered overweight, the number of overweight children is also on the rise. According to the National Heart, Lung and Blood Institute, the percentage of overweight children and teens has more than doubled in the past 30 years. Today, about 17 percent of American children aged two to 19 are overweight. An estimated 61 percent of U.S. adults aged 20-74 years are either overweight or obese. About 34 percent of these people are overweight and 27 percent or 50 million people are obese. While eating healthy and exercising regularly are important precautions to take to reduce one's chances of being overweight, getting enough sleep is equally as important.

Being overweight can lead to cardiovascular disease and type two diabetes, and can also increase the risk for developing obstructive sleep apnea (OSA), a sleep-related breathing disorder that causes your body to stop breathing during sleep. OSA, which can disturb your sleep numerous times on any given night, can result in daytime sleepiness, as well as elevate the risk for stroke, diabetes and heart disease. OSA is a serious sleep disorder that can be harmful, or even fatal, if left untreated. OSA occurs in about two percent of young children, four percent of men and two percent of women.

Snoring is a sound made in the upper airway of your throat as you sleep. It normally occurs as you breathe in air. It is a sign that your airway is being partially blocked. About one-half of people who snore loudly have OSA. OSA happens when the tissue in the back of the throat collapses to block the entire airway. This keeps air from getting in to the lungs. Almost everyone is likely to snore at one time or another. It has been found in all age groups. Estimates of snoring vary widely based on how it is defined. The rate of snoring in children is reported to be 10 to 12 percent, and in about 24 percent of adult women and 40 percent of adult men.

It is recommended that infants (three to 11 months) get 14 to 15 hours of nightly sleep, while toddlers get 12 to 14 hours, children in pre-school 11-13 hours and school-aged children between 10-11 hours. Adolescents are advised to get nine hours of nightly sleep and adults seven to eight hours.

May 6, 2008

How pets can keep you healthy

Dog owners tend to have lower cholesterol and lower blood pressure, as dogs can reduce the risk of spikes in blood pressure due to stress or tension. :-D


In some cases, the emotional support offered by an animal is greater than that offered by a human. For older people in particular, an animal can fulfil "the need to be needed".

Owning a pet can improve a person's chances of survival after a life-threatening illness, by helping to lower blood pressure. Pets can also help speed up rehabilitation following a stroke.

Children with pets have higher levels of self-esteem and function better emotionally than those without, studies have shown. Some teachers have introduced pets into the classroom and children with learning disabilities and behavioural disorders such as autism, for example, show immediate benefits from animal-assisted therapy.

Children who live with a cat or dog in their first years have a lower incidence of hay fever and asthma and are less likely to develop animal-related allergies, or to suffer a bout of gastroenteritis.